Harapan…sinonim dengan asa, cita-cita, atau keinginan.
Harapan adalah hal ngak mungkin kita abaikan begitu saja. Goal/Tujuan, Kerja Keras, Pengorbanan, semua itu akan sangat sia-sia ketika kita kehilangan makna esensial dari itu semua, yaitu Harapan. Entah kenapa…, Harapan yang sejatinya merupakan kunci dari semua usaha, pengorbanan dan tujuan, menajadi bias oleh jaman yang kian keras, kaku, dan tebal.
Mungkin, kita telah lelah berharap, berharap, dan terus berharap. Berharap sesuatu yang kita sendiri tak tau apakah akan terwujud? Mungkin, Rakyat yang lelah berharap akan perubahan pemerintahan dibumi yang seharusnya "Gemah Ripah Loh Jinawi". Mungkin, Buruh yang lelah berharap suatu saat semua harga-harga akan murah-meriah, kesejahteraannya tercukupi, kehidupannya makmur sentosa. Mungkin, Petani lelah berharap hasil panennya akan sukses tanpa banjir, gempa atau kemarau. Harga pupuk murah, dan tengkulak menjadi dermawan membeli hasil panen tanpa ditawar.
Tapi….
Adakah HARAPAN itu masih ada….? Adakah harapan itu akan terwujud ? Mungkinkah kita merasakan harapan-harapan itu ?
Aku masih dan akan terus, terus, terus berharap….,
Negeri ini adil, makmur dan sejahtera….
Dunia damai tanpa sengketa…
Hutan, sungai, dan laut tak ada bencana….
Hidup tentran, tenang dan bahagia…..
Harapan itu yang membuat aku tak berhenti untuk hidup. Harapan itu yang membuatku tak menahan nafas hingga urat-nadiku putus. Harapan itu yang membuatku merasa tak kan sia-sia seluruh usaha, pengorbanan dan kerja keras ku. Harapan…., kebahagiaan di kehidupan mendatang, harapan karena sungguh itu janji TUHAN.



Februari 25, 2008 at 10:17 am
Harapan si abang ini, mewakili harapan semua anak bangsa. Dan semoga kita tetap yakin dengan Tuhan Yang Maha Menepati Janji…
Februari 26, 2008 at 1:10 am
Mungkin, memang saya terlalu naif ya Bang,
Trimakasih supportnya,